Januari 27, 2026

Ungkap Keberhasilan, Polda Riau Lakukan Konfrensi Pers Dan Pemusnahan 121,5 Kg Sabu Serta Lainnya

PEKANBARU —– Rabu (27/08/2025), bertempat di Mapolda Riau.Wakapolda bersama Dit Resnarkoba gelar Konfrensi Pers serta lakukan pemusnahkan barang bukti 121,5 kg sabu dan berbagai jenis narkotika lainnya dari 18 kasus besar berhasil di ungkap.

Pemusnahan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari proses penyidikan tindak pidana narkotika yang menjerat 34 tersangka, 4 diantaranya berjenis kelamin wanita. 

Pemusnahan langsung dipimpin oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo Kombes turut didampingi Dirresnarkoba Polda Riau, Pol Putu Yudha Prawira, Kabid Humas, Kombes Pol Anom Karibianti serta dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi dari unsur pemerintah, TNI, kejaksaan, pengadilan, hingga pihak keamanan bandara. 

Dalam konferensi pers dan pemusnahan barang haram tersebut diatas, Wakapolda Riau mengatakan. ” Pemusnahan dilakukan agar barang bukti tidak disalah gunakan.”

“Sebelum dimusnahkan, sebagian barang bukti disisihkan untuk kepentingan di persidangan serta uji labfor. Sementara lainnya di musnahkan,” ucapnya  

Wakapolda menambahkan, seluruh narkotika yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan dari 18 kasus dengan barang bukti sabu seberat 121,52 Kg, ekstasi sebanyak 4.592 butir, Happy Five sebanyak 647 butir, Heroin sebanyak 257,8 gram, Ketamine sebanyak 34,25 gram serta Cartridge Vape Liquid sebanyak 624 pcs. 

Sementara, Dirnarkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yuda Prawira menjelaskan; pengungkapan dilakukan pada Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2025, oleh Tim Subdit I yang berhasil menggagalkan pengiriman 44 bungkus sabu dengan berat bersih 42,4 kg.  Yang kemudian barang diamankan bersama dua tersangka berinisial WS dan AHA yang berperan sebagai kurir darat.

Kombes Putu juga menjelaskan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang menyebut adanya sebuah mobil yang diduga mengangkut narkotika jenis sabu dalam jumlah besar. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kompol Yogie bersama Kanit Buser AKP Noki Loviko dan tim langsung melakukan penyelidikan ke lokasi.Tak lama kemudian mobil jenis Honda Jazz warna biru metalik dengan nomor polisi BM 1718 VS yang menjadi target yang akhirnya terpantau melintas di kawasan 

“Mobil pelaku sempat melaju kencang mencoba kabur, namun saat berhenti di persimpangan lampu merah, tim langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan kedua pelaku,” kata Kombes Putu. 

Saat dilakukan penggeledahan, dari dalam mobil tersebut, tim berhasil menemukan dua tas hitam berisi 44 bungkus sabu dengan berat total 44 kilogram yang diletakkan di bangku belakang.

Dari pengakuan tersangka, mereka menerima perintah dari seseorang berinisial AM, yang kini masih dalam pengejaran. Polisi juga menyita satu unit mobil Honda Jazz dan dua tas besar yang digunakan untuk membawa sabu.

Selain pengungkapan kasus terbaru, Polda Riau juga melakukan pemusnahan barang bukti dari 18 kasus narkotika yang berhasil diungkap dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. 

Diperkirakan, total nilai barang haram ini mencapai Rp123,7 miliar dan penyelamatannya berhasil mencegah yang akan berdampak terhadap 6.614.931 jiwa masyarakat.

“Sebagian besar barang haram diselundupkan melalui jalur laut, menggunakan pelabuhan tikus di wilayah Bengkalis, Dumai, dan Kepulauan Riau, dengan berbagai modus. Bahkan, beberapa kasus juga terjadi di Bandara SSK II Pekanbaru, yang berhasil kami ungkap berkat kejelian petugas Avsec dan TNI AU,” tambahnya.

Dipenghujung, Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo menegaskan bahwa Polda Riau tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan narkotika. Hukuman yang menanti para pelaku sangat berat, mulai dari 20 tahun penjara, seumur hidup, hingga hukuman mati. Jangan pernah coba-coba membawa narkoba ke Riau, kami tidak akan ragu menindak hingga ke akar-akarnya,” .

Polda Riau juga mengajak seluruh elemen pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika demi mewujudkan Riau yang bersih, sehat, dan aman bagi generasi masa depan.***

Dilaporkan oleh :  FITRI